Prosedur Mutasi Siswa Dinas Pendidikan DKI Jakarta

Ketentuan Umum

Mutasi peserta didik berpedoman pada Peraturan Gubernur Nomor 120 Tahun 2008 tentang Tata Cara Perpindahan Peserta Didik;

Mutasi  peserta  didik  dapat  dilakukan  apabila  rasio  kelas  pada  sekolah  yang dituju belum memenuhi rasio kelas maksimal;

Mutasi peserta didik  dapat dilaksanakan :

  1. antar sekolah/madrasah negeri yang sederajat.
  2. dari sekolah negeri ke sekolah swasta atau sebaliknya dari sekolah swasta ke sekolah negeri yang sederajat.
  3. dari  madrasah  ke  sekolah  negeri/swasta  atau  sebaliknya  dari  sekolah  negeri/swasta ke madrasah negeri/swasta yang sederajat.
  4. dari dan ke satuan pendidikan asing sesuai ketentuan yang berlaku.

 

 

Mutasi Keluar :

 Persyaratan mutasi keluar adalah sebagai berikut :

  1. Permohonan pindah sekolah/madrasah dari orang tua / wali bermeterai Rp. 6.000.
  2. Peserta  didik  sudah  memenuhi  kewajiban  mengikuti  pembelajaran akademik dan non akademik sesuai dengan aturan yang berlaku;
  3.  Sudah memenuhi aturan administrasi sekolah/madrasah asal;

Mekanisme mutasi keluar 

  1. Permohonan pindah sekolah/madrasah dari orang tua / wali bermeterai Rp. 6.000. disampaikan kepada sekolah/madrasah.
  2.  Sekolah/madrasah  membuat  surat  keterangan  pindah  yang  di tandatandangani  oleh  kepala  sekolah/madrasah  dan  di  ketahui  oleh pengawas sekolah/madrasah dan Suku  Dinas  Pendidikan/Dinas  Pendidikan  Kabupaten/Kota,  untuk  mutasi di wilayah DKI Jakarta, untuk memvalidasi NISN; dan Dinas Pendidikan,  untuk mutasi  ke  luar Wilayah DKI  Jakarta  dan mutasi  ke  sekolah  asing,  setelah  divalisidasi  NISN  oleh  Suku Dinas;
  3.  Sekolah/madrasah menyerahkan : (i). Surat keterangan pindah dari sekolah/madrasah; (ii).  laporan hasil belajar/rapor asli lengkap; (iii).  fotocopy  daftar  siswa  (8355)  yang  di  legalisasi  oleh  kepala sekolah/madrasah; (iv).  fotocopy sertifikat akreditasi sekolah/madrasah; (v).  fotocopy  surat  ijin  penyelenggaraan  sekolah/madrasah  Bagi peserta didik yang berasal dari sekolah/madrasah swasta;

 

Mutasi Masuk:

Persyaratan mutasi masuk adalah sebagai berikut :

Adanya surat  permohonan  untuk menjadi  peserta  didik  di  sekolah  tujuan  dari orang tua / wali bermaterai Rp. 6.000, dengan melampirkan :

  1. Surat keterangan pindah dari sekolah asal;
  2. Untuk peserta didik dari madrasah, memiliki surat keterangan pindah dari madrasah  asal  yang  diketahui  oleh Kantor Kementerian Agama Kota/Kabupaten;
  3. Rapor (Asli dan Fotocopy) lengkap dari sekolah/madrasah asal;
  4. Ijazah, SKHUN, SKYBS dari jenjang pendidikan sebelumnya;
  5. Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) yang sudah divalidasi oleh Dinas Pendidikan Kab/Kota;
  6.  Fotocopy sertifikat akreditasi dari sekolah/madrasah asal;
  7. Fotocopy surat  ijin penyelenggaraan sekolah/madrasah Bagi peserta didik yang berasal dari sekolah/madrasah swasta;
  8. Bagi  peserta  didik  yang  berasal  dari  sekolah  asing  harus mendapatkan/membawa  rekomendasi  dari  Kementerian  Pendidikan Nasional.

Mekanisme mutasi masuk :

  1. Sekolah/madrasah menerima  dan melakukan  seleksi  berkas  usulan mutasi peserta didik sesuai dengan persyaratan;
  2. Sekolah/madrasah  melaksanakan  seleksi  tes  akademik  dan  non akademik, jika diperlukan;
  3. Sekolah/madrasah mengumumkan peserta didik yang diterima;
  4. Sekolah/madrasah  membuat  surat  laporan  mutasi  yang  di tandatandangani  oleh  kepala  sekolah/madrasah  dan  di  sahkan  oleh  engawas sekolah/madrasah dan : Suku Dinas Pendidikan/Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota  untuk mutasi di wilayah DKI Jakarta untuk memvalidasi NISN; dan Dinas Pendidikan, untuk mutasi dari luar Wilayah DKI Jakarta dan mutasi dan sekolah asing.

 

Pelaksanaan mutasi masuk dilakukan dengan ketentuan:

  1. Mutasi masuk peserta didik kelas  I SD Negeri, kelas VII SMP Negeri, dan kelas X SMA/SMK Negeri,  hanya  bisa  dilaksanakan  pada  semester  ke  2 (dua) setelah penerimaan rapor semester 1;
  2. Mutasi  masuk  peserta  didik  kelas  I  SD  Negeri,  berpedoman  kepada Peraturan Gubernur Nomor  66  Tahun  2011  tentang  Penerimaan Peserta Didik Baru Tahun Pelajaran 2011/2012;
  3. Mutasi peserta didik pada SMP/SMA/SMK Negeri, memperhatikan passing grade Ujian Nasional pada saat PPDB;
  4. Mutasi  peserta  didik  SMP/SMA/SMK  RSBI  dimungkinkan  dapat  dilaksanakan dengan menggabungkan passing grade Ujian Nasional pada saat PPDB dan nilai seleksi yang diselenggarakan sekolah;
  5. Bagi  peserta  didik  untuk  jenjang  satuan  pendidikan  SMK  tidak  bisa melakukan mutasi kompetensi keahlian yang berbeda.
  6. Pelaksanaan  mutasi  dengan  rentang  waktu  2  minggu  dimulai  setelah penerbitan nilai rapor semester;
  7. Pelaksanaan  proses  mutasi  dilaksanakan  dengan  obyektif,  transparan, akuntabel, adil dan tidak dikenakan biaya;
  8. Proses pelaksanaan mutasi terdiri dari: (1)  pendaftaran, (2)  tes seleksi, apabila diperlukan, (3)  pengumuman

 

 

Dalam pelaksanaan mutasi peserta didik, Pihak sekolah : 

  1. Membentuk panitia mutasi;
  2. Mengumumkan Surat Edaran  ini dan  jumlah bangku kosong yang  tersedia di papan pengumuman yang dapat dilihat  langsung oleh masyarakat atau di website sekolah/madrasah;
  3. Menyusun jadwal pelaksanan mutasi;
  4. Melaporkan  hasil  pelaksanaan  mutasi  setelah  diperiksa/diketahui  oleh Pengawas  ke Suku Dinas dan Dinas Pendidikan untuk dientri pada basis data  (SIMDIK)  Provinsi  DKI  Jakarta,  dan  mengumumkan  kepada masyarakat;

 

 Laporan Mutasi

Laporan mutasi  dilakukan  selambat-lambatnya  2  (dua) minggu  setelah  calon siswa dinyatakan diterima;

Dengan  adanya ketentuan baru ini maka  Surat  Edaran  Kepala  Dinas  Pendidikan Nomor 112/2009 tanggal 13 Juli 2009  hal mutasi siswa SMP/SMA, dinyatakan tidak berlaku.